![]() |
| Dugaan Penyelewengan BBM Subsidi dari Truk Tangki Pertamina ke Truk Tangki PT Putra Putri Borneo |
Kalbar, IndoKalbarNews.com - Beredar sebuah video yang memperlihatkan aktivitas penyelewengan subsidi BBM tiba-tiba viral dan ramai diperbincangkan warganet di berbagai platform media sosial.
Dalam rekaman berdurasi singkat tersebut, terlihat aktivitas mencurigakan yang memicu perhatian publik serta menimbulkan berbagai spekulasi di tengah masyarakat. Video itu disebut-sebut terjadi di wilayah Kedokok, Kecamatan Tayan Hilir, Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat, pada Sabtu (23/5/2026).
Dilaporkan dari berbagai sumber, Informasi yang dihimpun Menyebutkan, sebuah truk tangki Pertamina tiba-tiba melakukan transfer BBM ke dua unit truk tangki berwarna biru di area terbuka. Aktivitas tersebut berlangsung secara terang-terangan dan melibatkan beberapa kendaraan besar yang diduga memiliki kaitan dengan jaringan distribusi tertentu.
Dari dokumentasi visual yang beredar, truk tangki Pertamina berwarna putih-merah itu diketahui menggunakan nomor polisi DA 7031 BF dengan masa berlaku pelat hingga 28-08. Pada bagian belakang kendaraan terlihat kode lambung 135 dan U33, serta kode registrasi produk PHY-030. Nama “AMANDA” juga tampak tertulis di bagian belakang tangki.
Sementara itu, dua unit truk tangki biru yang diduga menerima transfer BBM disebut memiliki kapasitas sekitar 8.000 liter per unit. Salah satu kendaraan diketahui menggunakan nomor polisi KB 8575 MN dengan atribut perusahaan PT Putra Putri Borneo. Sedangkan satu unit lainnya tercatat bernomor polisi KB 9387 KB.
Di lokasi yang sama, tampak pula sebuah mobil pick-up hitam merek Daihatsu dengan nomor polisi KB 8973 WA berada di antara armada tangki tersebut.
Warga menduga aktivitas transfer BBM itu bukan bagian dari distribusi resmi.
Meski begitu, hingga saat ini belum ada informasi pasti terkait lokasi detail maupun waktu pasti kejadian dalam video tersebut.
Rekaman itu telah tersebar luas melalui grup WhatsApp, Facebook, TikTok, hingga Instagram dan menuai beragam tanggapan dari masyarakat.
Publik kini meminta adanya penjelasan resmi terkait video viral tersebut. PT Pertamina melalui PT Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan juga didesak untuk segera memberikan klarifikasi sekaligus melakukan penelusuran terhadap dugaan penyelewengan subsidi BBM yang beredar di tengah masyarakat.
Jika terbukti benar, tindakan semacam ini dinilai sangat merugikan negara dan masyarakat, terutama di tengah upaya pemerintah menjaga distribusi subsidi BBM agar tepat sasaran.
