Ad
Scroll untuk melanjutkan membaca

Demi Penerangan Malam Hari, Warga Pedalaman Beduai Beli BBM Gunakan Jerigen ke SPBU

SPBU 64.785.14 yang berlokasi di Dusun Timaga, Desa Thang Raya, Kecamatan Beduai

SANGGAU, IndoKalbarNews.com – Keterbatasan akses listrik di sejumlah wilayah pedalaman Kecamatan Beduai, Kabupaten Sanggau, membuat sebagian masyarakat masih bergantung pada mesin genset dan pembangkit mandiri untuk penerangan malam hari. Kondisi tersebut mendorong warga membeli Bahan Bakar Minyak (BBM) menggunakan jerigen langsung ke Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU).

Manajemen SPBU 64.785.14 yang berlokasi di Dusun Timaga, Desa Thang Raya, Kecamatan Beduai, menegaskan bahwa pihaknya telah menjalankan prosedur yang berlaku dalam melayani pembelian BBM, termasuk pengisian untuk kebutuhan non-kendaraan.

Pengelola SPBU 64.785.14, Heriyanto Simatupang, saat dikonfirmasi awak media menjelaskan bahwa pengisian BBM menggunakan jerigen dilakukan semata-mata untuk membantu masyarakat yang benar-benar membutuhkan.

“Kami memang ada melayani pengisian BBM non-kendaraan, karena masih banyak masyarakat di pedalaman Kecamatan Beduai yang belum menikmati listrik. Mereka menggunakan genset, mesin generator, mesin giling padi, serta untuk kebutuhan kendaraan mereka,” ujar Heriyanto, Kamis (5/2/2026).

Ia menambahkan, pembelian BBM menggunakan jerigen tidak dilakukan setiap hari dan jumlahnya pun dibatasi.

“Biasanya hanya dua jerigen dan itu pun tidak rutin. BBM tersebut dipakai untuk kebutuhan sehari-hari, terutama penerangan dan mesin penunjang aktivitas warga,” jelasnya.

Menurut Heriyanto, pihak SPBU tetap mengutamakan pelayanan kepada masyarakat umum serta melakukan pembatasan agar penyaluran BBM tetap terkendali dan tidak disalahgunakan.

“Kami membatasi penyaluran BBM bagi masyarakat yang menggunakan jerigen. Mereka juga memahami aturan tersebut, karena memang kondisi akses mereka masih terisolir, jarak tempuh jauh, dan belum tersentuh jaringan listrik PLN,” katanya.

Ia menilai, masih banyak dusun terpencil di sekitar Beduai yang hingga kini mengandalkan pembangkit listrik mandiri akibat sulitnya akses dan belum tersedianya jaringan listrik negara.

“Di situlah kami memahami dan membantu masyarakat yang benar-benar membutuhkan BBM, meskipun hanya dua jerigen, untuk keperluan genset, generator, mesin penggiling padi, dan kendaraan mereka,” pungkas Heriyanto.


Baca Juga
Berita Terbaru
  • Demi Penerangan Malam Hari, Warga Pedalaman Beduai Beli BBM Gunakan Jerigen ke SPBU
  • Demi Penerangan Malam Hari, Warga Pedalaman Beduai Beli BBM Gunakan Jerigen ke SPBU
  • Demi Penerangan Malam Hari, Warga Pedalaman Beduai Beli BBM Gunakan Jerigen ke SPBU
  • Demi Penerangan Malam Hari, Warga Pedalaman Beduai Beli BBM Gunakan Jerigen ke SPBU
  • Demi Penerangan Malam Hari, Warga Pedalaman Beduai Beli BBM Gunakan Jerigen ke SPBU
  • Demi Penerangan Malam Hari, Warga Pedalaman Beduai Beli BBM Gunakan Jerigen ke SPBU
Posting Komentar
Ad
Ad
Tutup Iklan
Ad