Ad
Scroll untuk melanjutkan membaca

Bupati Yohanes Ontot Buka Festival Budaya Faradje Pesaka Negeri Sanggau ke-18

Bupati Yohanes Ontot Buka Festival Budaya Faradje Pesaka Negeri Sanggau ke-18

SANGGAU, IndoKalbarNews.com - Bupati Sanggau Yohanes Ontot resmi membuka kegiatan Festival Budaya Faradje Pesaka Negeri Sanggau ke-18 Tahun 2026 di halaman Istana Surya Negara Sanggau, Rabu (7/10/2026).

Kegiatan budaya tersebut dihadiri Wakil Bupati Sanggau Susana Herpena, Wakil Bupati Mempawah, Ketua DPRD Kabupaten Sanggau, anggota DPRD Provinsi Kalimantan Barat, Kepala BNN Provinsi Kalimantan Barat, jajaran Forkopimda Kabupaten Sanggau, anggota DPRD Kabupaten Sanggau, serta para kepala perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sanggau.

Hadir pula para raja dan perwakilan kerajaan dari sejumlah wilayah di Kalimantan Barat, di antaranya Kesultanan Sambas, Kerajaan Mempawah, Kesultanan Kubu Raya, Kerajaan Landak, Kesultanan Sintang, Kerajaan Tayan dan Kerajaan Sekadau.

Selain itu, tampak hadir Kapolres Sanggau AKBP Kadek Ary Mahardika, perwakilan Kodim 1204/Sanggau oleh Pasipers, tokoh masyarakat, tokoh agama, organisasi kemasyarakatan, tokoh lain nya yang ada di Kabupaten Sanggau, serta kaum kerabat Kerajaan Sanggau dari Brunei Darussalam.

Dalam sambutannya, Bupati Sanggau Yohanes Ontot mengatakan, kegiatan budaya seperti PARAJE dan Festival Budaya Marajana memiliki arti penting dalam menjaga keberadaan adat, tradisi, serta sejarah daerah.

Menurutnya, pelestarian budaya tidak semata-mata menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat, termasuk tokoh adat, tokoh masyarakat, generasi muda, serta berbagai pihak yang memiliki kepedulian terhadap keberlangsungan budaya daerah.

“Budaya adalah identitas dan jati diri kita. Karena itu, pelestariannya harus dilakukan secara bersama-sama agar adat, tradisi dan sejarah yang diwariskan para leluhur tetap hidup dan dikenal oleh generasi penerus,” ujar Yohanes Ontot.


Festival Budaya Faradje Pesaka Negeri Sanggau ke-18 Tahun 2026 mengusung tema “Mewayu Bersatu, Sanggau Maju.”

Tema tersebut menjadi semangat untuk memperkuat persatuan dan kebersamaan masyarakat sekaligus mendorong pelestarian budaya serta sejarah Kabupaten Sanggau.

Kehadiran para raja dan perwakilan kerajaan dari berbagai daerah juga menjadi bagian penting dalam kegiatan tersebut. Selain mempererat tali silaturahmi antarkerajaan, pertemuan tersebut menjadi ruang untuk memperkuat nilai-nilai budaya dan kearifan lokal yang telah diwariskan secara turun-temurun.

Rangkaian pembukaan diawali dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, kemudian dilanjutkan dengan Mars Kota Sanggau.

Bupati Yohanes Ontot berharap kegiatan tersebut dapat menjadi momentum untuk memperkenalkan kekayaan budaya Sanggau kepada masyarakat luas, sekaligus menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap adat, tradisi dan sejarah daerah.

“Harapan kita, generasi muda tidak hanya menjadi penonton, tetapi ikut mengambil bagian dalam menjaga dan mengembangkan budaya daerah,” katanya.

Kegitab berlangsung dalam suasana penuh kebersamaan. Kehadiran para tamu undangan dari berbagai daerah serta masyarakat di kawasan Istana Surya Negara Sanggau semakin menambah semarak kegiatan budaya tersebut.

Baca Juga
Berita Terbaru
  • Bupati Yohanes Ontot Buka Festival Budaya Faradje Pesaka Negeri Sanggau ke-18
  • Bupati Yohanes Ontot Buka Festival Budaya Faradje Pesaka Negeri Sanggau ke-18
  • Bupati Yohanes Ontot Buka Festival Budaya Faradje Pesaka Negeri Sanggau ke-18
  • Bupati Yohanes Ontot Buka Festival Budaya Faradje Pesaka Negeri Sanggau ke-18
  • Bupati Yohanes Ontot Buka Festival Budaya Faradje Pesaka Negeri Sanggau ke-18
  • Bupati Yohanes Ontot Buka Festival Budaya Faradje Pesaka Negeri Sanggau ke-18
Posting Komentar
Ad
Ad
Tutup Iklan
Ad